Naasnya Ainul Sang Pendaki

Binjai Pos.com- Gempa Bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (29/7), juga menewaskan seorang pendaki yang bernama Muhammad Ainul Takzim (26). Ainul yang merupakan alumni Akademi Perawat Yayasan Pendidikan Makassar empat tahun lalu itu, meninggal dunia akibat hantaman batu yang tepat mengenai kepalanya. Saat itu ia bersama belasan rekannya dari Makassar melakukan pendakian di Gunung Rinjani. Mereka telah berangkat sejak hari Rbu (25/7).

Ainul yang merupakan anak keempat dari Haji Amrullah (59) dan Hajjah Farida (52) memang memiliki hobi mendaki gunung. Menurut pengakuan ayahandanya Haji Amrullah, anaknya memang sangat suka berpetualang di alam. Semua gunung yang ada di Sulawewi Selatan pernah didaki oleh anak kempatnya tersebut, seperti gunung Lompobattang, Bulusarung, dan gunung Bawakarang.

Setelah menaklukkan gunung di Sumsel. Anaknya juga berkeinginan menaklukkan gnung yang ada di pulau Jawa.  Namun naas, Ainul mengakhiri pendakiannya di Gunung Rinjani. Ayahnya juga menambahkan bahwa anaknya sangat ingin melaklukkan gunung Rinjadi yang merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia.

Pensiunan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan ini juga menegaskan bahwa Ainul pernah magang di beberapa rumah sakit, namun ia tidak nyaman dengan pekerjaannya. Alhasil ia mengikuti jejak kakaknya yang merupakan kontaktor.

Awalnya Haji Amrullah tidak mengijinkan anaknya itu pergi berhubung cuaca yang tak menentu. Namun, kemauan Ainul yang begitu tinggi akhirnya ia mengiyakan. Kalau tahu bakal begini, saya pasti tidak mengizinkannya pergi, sesalnya. Kabar yang diterimanya, jenazah anaknya masih dalam tahap evakuasi.

Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *