Inilah Keunggulan Kuliner Indonesia Dibandingkan Dengan Makanan Cepat Saji

BINJAIPOS.COM Walau restoran cepat saji internasional  di Indonesia terus menjamur,tetapi tak membuat minat para generasi muda akan terhadap kuliner tradisional memudar.

Demikian disampaikan Bondan Winarno usai penyerahan penghargaan World Street Food Congress di Eat Gandaria City,Selasa (30/7/2013)

“Restoran cepat saji hanya untuk recreational dining. Anda lihat pengujung didominasikan oleh anak-anak. Tapi begitu mereka dewasa, mereka akan meninggalkannya,” ujar pria yang terkenal dengan perkataan “maknyus” itu.

“Coba lihat di twitter, Dari tweet-nya terlihat mereka sekarang orientasi masakan daerah,” ujar dia lagi.

Menurut Bondan, ini tak leaps dari peran media massa yang dewasa ini kian gencar mempromosikan kuliner negeri sendiri.

“Semua media sudah mengagung-agungkan masakan daerah. Sekarang media mana yang tidak punya rubrik kuliner,” ujar pria kelahiran surabaya, 29 April 1950.

Tentu saja, kata Bondan, ini akan berdampak positif, baik untuk pelestarian kuliner tradisional maupun perekonomian rakyat kecil.

Kuliner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *